Pertama Kalinya, Masjid Ini Terima Zakat dalam Bentuk Bitcoin

June 03, 2018
Ilustrasi Bitcoin. Sumber: arstechnica.com

Robothijau.net
- Zakat merupakan sebagian harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya, sesuai dengan syariat yang telah ditetapkan. Zakat hukumnya wajib bagi setiap muslim karena merupakan bagian dari rukun islam.

Pada era digital seperti saat ini, pembayaran zakat semakin beragam bentuknya. Seperti pembayaran zakat menggunakan uang digital.

Salah satunya, Masjid Shackwell Lane di Hackney, London, Inggris yang akan menerima pembayaran zakat dan sedekah dalam bentuk mata uang digital. Hal ini menjadikan masjid tersebut sebagai yang pertama menerima sumbangan dalam bentuk mata uang kripto.

Uang itu akan digunakan untuk menyelesaikan perbaikan masjid secepatnya. "Kami berharap ini dapat menarik perhatian ke dunia Muslim, kami butuh dukungan,” ujar Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid, Erkin Guney, dikutip dari laman Alarabiya, seperti ditulis Sabtu (2/6/2018).

Dia menilai, mata uang digital cukup besar di dunia Islam. Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif 
menarik lebih banyak penyumbang dengan uang baru. "Kami telah menciptakan platform baru bagi Muslim yang lebih sejahtera di luar komunitas kami untuk mendukung dan berdonasi ke mesjid kami," tutur Guney. Dilansir dari laman dream.co.id (2/6/2018).

Meskipun mata uang kripto seperti,  Bitcoin, Ethereum, dan lainnya. masih diperdebatkan kehalalannya dikalangan ulama, namun seorang ulama Inggris menilai Bitcoin bisa didefenisikan sebagai uang dalam hukum syariah, karena dinilai berharga dan diakui sebagai alat pembayaran oleh banyak pedagang di dunia.

Bekerjasama dengan Perusahaan Startup Blockchain


Ilustrasi Bitcoin. Sumber: countercurrents.org

Pihak masjid telah bekerja sama dengan perusahaan startup blockchain untuk mengembangkan aplikasi Combo Innovation. Perusahaan ini mengklaim ini sebagai solusi keuangan tentang bagaimana menerima, menyimpan, dan menjual mata uang digital secara aman yang sesuai dengan syariat Islam.

Donasi dapat dilakukan melalui akun resmi masjid menggunakan kode QR dan ditransfer ke dompet mata uang kripto. Dompet ini dikelola secara transparan oleh pihak masjid guna menghindari tuduhan pencurian atau pencucian uang, dan nantinya donasi yang telah terkumpul akan dijual dengan poundsterling atau ditukarkan dengan Bitcoin Inggris.

Singh mengatakan saat ini belum ada masjid atau lembaga penerima sumbangan Islam menerima zakat dalam bentuk mata uang digital. "Mereka berpotensi kehilangan jutaan poundsterling," tutur dia. Seperti diberitakan pada liputan6.com (2/6/2018).

Di Indonesia sendiri, Bitcoin dan sejenisnya masih dilarang penggunaannya oleh pemerintah ya guys, dan itu dianggap ilegal. 

Sekian artikel saya kali ini, jika kalian suka dengan postingan ini jangan lupa share ya guys ke teman-teman, saudara dan kerabat kalian semua. Guna membangun blog ini agar tetap eksis dan semakin berkembang.

Terimakasih... 



Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments